Chapter 76 – Nostalgia (Part 1)

2372 Words

Hari Jumat sore itu, Galang menyudahi pekerjaannya sesuai jam kerja. Hari itu ia tidak bekerja lembur. Ia ingin beristirahat lebih awal karena besok Subuh ia harus berangkat menuju Bandung untuk memenuhi permintaan istrinya. “Semuanya, saya duluan, ya,” ujar Galang menyapa para karyawannya yang masih sibuk dengan pekerjaan masing-masing. “Ya, Pak. Hati-hati,” balas para karyawannya dengan riang gembira. Tentu saja mereka senang Galang cepat pulang karena itu artinya mereka juga dapat pulang ke rumah lebih awal. Benar saja, begitu Galang keluar dari dalam ruang kerja divisi arsitek, para arsitek itu pun sibuk membereskan meja kerjanya. Dalam otak mereka sudah tersusun rencana untuk pulang ke rumah lebih awal agar bisa bermain bersama istri dan anak-anak mereka, ada juga yang segera menghu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD