Saat berada di ketinggian 35.000 kaki, Al melihat pemandangan dari jendela, persis disampingnya. Ia pikir berada didalam pesawat jet pribadinya sambil menonton awan yang menari seharusnya membuatnya merasa lebih baik. Tapi sebaliknya.. Ia malah teringat dengan pertemuan ke-2 nya bersama Missha, karena hampir berada dikeadaan yang sama. Yang membedakannya hanyalah.. Tidak ada Missha disini... Ternyata melupakan seseorang yang pernah membuatmu untuk berjuang mendapatkannya itu tidak semudah yang dibayangkan Al. Untuk pertama kalinya, Galau, Rindu, dan Cinta ada didalam kamusnya. Tiba-tiba, ada pemberitahuan, bahwa mereka 30 menit lagi akan sampai di Bandara Udara International Valerio Catullo Villafranca( Bandara Udara Verona,Italia). Ya, Al memilih kota Verona untuk menjadi destin

