Happy Reading ... Jihan terbangun dari tidurnya tatkala ia merasa sinar matahari yang begitu menyeruak dibalik gorden-gorden tipis yang ada. Bertepatan dengan itu Jihan melirik kearah jungmo yang kini tertidur dengan damai.Bahkan sinar mentari pun tidak akan berhasil menganggunya. Jihan tersenyum malu tatkala mengingat kejadian malam yang menjadi tanda bukti bahwa jihan memang tidak main-main dengan ucapannya. Jihan Cinta Jungmo. Begitu sebaliknya...Apalagi yang semalam lebih mendominasi malah jihan.Wanita itu melirik kearah jungmo sebentar kemudian bangkit dari kasurnya. Perih dan pegal yang ia rasakan,tapi mau bagaimana lagi? semua sudah terjadi dan jihan sudah membuktikannya pada jungmo. Selesai membersihkan diri,Jihan pergi keluar dari kamar membantu mamanya menyiapkan sarapan.

