Alena sedang duduk di ruang keluarga bersama Hana dan Fadil yang masing-masing tiduran di paha Alena, padahal Alena sudah memakai dress tidur tapi Hana dan Fadil minta di temani menonton TV. Beberapa saat kemudian suara pintu depan terbuka membuat mereka melirik saling bertatapan satu sama lain. "Siapa ya Bunda?" tanya Hana yang masih nyaman tiduran di paha Alena. "Sepertinya Ayah, Kak," sahut Fadil di sebelahnya. Setelah suara pintu terbuka, ada suara langkah kaki yang mendekat, terdengar seperti bukan hanya satu orang yang masuk. "Om Dimas!" Seru Hana dan Fadil berlarian ke arah Dimas yang berada di belakang Andre. Hana dan Fadil terlihat lebih senang karena kedatangan Dimas daripada kedatangan ayahnya sendiri, tentu saja itu membuat Andre sedikit kesal. Dimas adalah orang yang dia

