Sikap Aneh Bayu

1325 Words

"Kalau itu saya tidak tahu, Pak. Yang saya tahu hanyalah, Mbak Hanna sudah menikah," ucap Rafi, suaranya tenang, namun menyimpan sesuatu yang tak ia ungkapkan sepenuhnya. Melvin menghela napas pelan, seolah udara yang ia hirup terasa lebih berat dari biasanya. Pupus sudah harapannya, seperti sehelai daun yang gugur di musim kemarau, jatuh tanpa daya ke tanah. Ia membiarkan dirinya terjebak dalam kebingungan sesaat, merasakan kekaguman yang belum sempat berkembang kini terpangkas oleh kenyataan. Meskipun wajah Hanna selalu hadir di benaknya seperti sebuah lukisan yang menawan, ia tahu dirinya bukanlah tipe pria yang akan menghancurkan kebahagiaan orang lain. Ia menggenggam berkas di tangannya lebih erat, seperti berusaha meneguhkan hati yang sempat goyah. "Ya sudahlah," ucapnya, na

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD