Iris pun ikut berdiri dan mendentingkan gelasnya ke gelas milik Maya. Dan mereka menyesap minuman mereka hingga tidak tersisa. Setelah itu mereka terkikik geli bersama. Iris merasakan bahwa ia butuh buang air kecil, segera berteriak pada Maya, “Aku akan pergi ke toilet.” “Butuh aku menemanimu, Baby girl?!” Iris menggeleng sedikit pusing. “Aku akan kembali segera!” Maya hanya mengangguk dan Iris segera menuju ke kamar kecil yang harus melewati lorong sepi. Dengan sisa-sisa kesadarannya Iris berjalan sedikit sempoyongan. Tiba di dalam kamar kecil wanita, Iris segera masuk ke dalam bilik toilet dan menuntaskan kebutuhannya. Setelah itu Iris membasuh wajahnya di depan wastafel untuk menyegarkan wajahnya. Dengan begitu ia bisa sedikit menghilangkan mabuknya. Mendongak, ia menatap pantulan

