Minah sedikit berlari ketika menuju pintu utama Le coup de foudre Mansion. Tepat saat ia membukanya, Iris masuk dengan terkikik geli di dalam pelukan Gavin. Iris tidak mengenakan alas kaki, wajahnya kelihatan memerah. Sedangkan Gavin berusaha menjaga agar tubuh Iris tidak jatuh sambil memegang tas dan high heels Iris. Minah menatap Gavin dengan pandangan penasaran. Dan Gavin berujar singkat. “Dia mabuk di pestanya sendiri. Dan suruh pelayan yang lain bawakan hadiah dari dalam mobil.” Minah menganggukkan kepalanya sangat cepat. “Saya akan menyiapkan air panas untuk Nyonya.” “Ya terima kasih, Minah.” Minah mengangguk sebentar lalu berjalan sangat cepat untuk memanggil pelayan yang paling dekat, menjelaskan perintahnya, ia kemudian menuju kamar utama. Di saat Gavin ingin mengajak Iris ke

