Chaca POV "Apa? Gue nggak salah dengar kan? Om nyatain cinta ke gue? Gila! Abis mesra-mesraan sama isterinya terus nyatain cinta ke wanita lain. Nggak ada akhlak!" gerutu gue setelah sampai di kamar. Gue nggak tenang di kamar, akhirnya gue ke luar. Berdiri di balik tirai jendela. Terlihat jelas Om sedang bersimpuh depan pagar. Gue semakin bingung dibuatnya. Tak lama, hujan angin turun. Om masih nggak mau beranjak dari sana. Iissh ... ngapain sih Om hujan-hujanan. Gue masih mengintipnya, hujan yang sangat deras disertai angin yang kencang membuat gue khawatir. Gue mondar mandir di ruang tamu. Setelah sekian lama, gue mutusin untuk ke luar. Payung yang gue temuin cuma satu. Gue ke luar perlahan dan memayunginya. Om menunduk, tidak melihat kedatangan gue. "Dasar bodoh! Ngapain Om hujan-

