bab 8 murkanya bung topan

1100 Words
" alarm" Ilyas : Anthony gimana sekarang kamu mau berjualan nggak atau masih mau istirahat , Anthony : gue jualan aja lah bosen gue di kontrakan , nggak ada kerjaan nggak ada temen ngobrol mending jualan . Ilyas : Ya udah kalau gitu , tapi hati-hati ya jangan lupa kalau ketemu nama orang yang uang keamanan laporin tuh dua orang perampok tuh Anthony :: oke beres Ilyas dan Anthony pun berangkat berjualan seperti biasanya , dan Anthony pun sudah sampai di lapak jualan ya, namun Anthony tidak langsung membuka lapaknya ,tapi memantau sekeliling lapaknya takut perampok yang kemarin mau menyerang lagi Anthony : Kayaknya udah aman nih , Okelah lanjut jualan Dan Anthony pun membuka lapak jualannya , sambil melihat ke sana kemari, berjaga-jaga 2 perampok itu kembali menyerang Dan Anthony pun berjualan sambil menunggu orang yang menagih uang keamanan Dan setelah cukup lama Anthony menunggu tibalah dua orang yang biasa menagih uang keamanan Anthony pun langsung menyapa dua orang itu, Bang peot Bang toga menyapa Bang peot : biasa uang keamanan , Anthony : Iya bang ini bang , ( sambil memberikan uang ) Tapi Bang kemarin gue ada yang ngerampok Bang saya juga terluka di lengan saya nih Bang ( sambil menunjukkan luka bekas perkelahian dengan dua orang perampok tadi ) Si Peot : waah Bang ada yang berani ngerampok di daerah kekuasaan kita nih Bang ( berbicara kepada Bang toga ) nggak bisa dibiarin nih Bang Bang toga : Kapan kejadiannya ( bertanya kepada Anthony ) Anthony : dua hari yang lalu Bang sudah mulai sore orang-orang juga udah mulai sepi tiba-tiba ada dua orang datang dan meminta semua uang saya , Bang toga : terus uang lo ke ambil sama mereka Anthony : nggak sih Bang , mata uang saya melawan Bang . Telepon uang saya nggak ke ampir tapi saya ngerasa nggak nyaman Bang jualannya Bang , Bang toga : Wah cari mati tuh orang , Kamu tahu nggak ciri-cirinya seperti apa yang rampok lo itu Anthony : yang rampok saya kemarin ada dua orang Bang , yang satu kepalanya botak dan berkumis tebal dan yang satu lagi rambutnya gondrong mukanya bercodet Bang , kemarin saja nggak jualan Bang karena takut mereka datang lagi Bang toga : udah pokoknya lo tenang aja masalah perampok itu biar kita yang urus lo lanjutin aja jualannya Gue jamin perampok itu nggak bakal berani ke sini lagi Anthony : ya bang makasih Bang Oh ya Bang ini ada sedikit buah-buahan buat Bung topan ( sambil memberikan buah jeruk ) Bang toga : Oh ya makasih , udah pokoknya masalah perampok biar kita yang urus jamin deh pokoknya nggak bakal berani ke sini lagi Nih bawa nih ( berbicara kepada Si Peot ) Si Peot : Oke bang , sambil berjalan meninggalkan Anthony Bang gimana nih Bang Kurang ajar tuh kalau dari ciri-cirinya sih yang botak dan berkumis tebal itu gue yakin si Tono itu Bang sama si bando Bang toga : ya gue juga nyangka begitu yot, Si Peot : terus gimana Bang langsung kita samperin aja tuh orang kita hajar sampai mampus Bang toga : ntar kita lapor dulu sama bos , kita nunggu perintah Bos saja gue yakin bos juga nggak bakal tinggal diem Si Peot : Oke bang gue greget banget ama tu orang , pengen banget gue nghajar tuh orang, Bang toga : ya udah kita lapor dulu ke bos Si peot dan Bang Toga pun kembali ke basecamp untuk melaporkan kejadian yang dialami Anthony kepada Bos mereka yang bernama Bung topan, Si Peot dan Bang Toga pun sampai di basecamp Bang toga : Bos ada yang berani berbuat onar nih di daerah kekuasaan kita Bos , salah satu penjual di daerah kekuasaan kita ada yang dirampok Bung topan : apa ( dengan nada marah ) Siapa yang berani berbuat onar di daerah kekuasaan gue , Anjing tuh orang, berani dia di daerah kekuasaan gue . Bang toga : kalau dari ciri-ciri yang disampaikan oleh penjual sih Saya yakin Tono sama si bando Bos Bung topan : Anjing tuh orang , lo samperin dia sekarang Bunuh mereka , siapapun yang berani mengusik kekuasaan gue harus mati Bang toga : Oke Bos Siap laksanakan Bang toga pun langsung berangkat membawa dua orang teman yang satu Si Peot dan jangan satu lagi si joler, mereka bertiga bergegas mencari si Tono dan si bando untuk mereka Habisi . Bang toga mencari si Tono dan si bando di ganggang sempit yang biasanya para perampok bersembunyi di situ ,Setelah beberapa lama mencari Bang Toga tidak menemukan si Tono dan si bando akhirnya Bang toga pergi mencari Tono dan si bando ke basecamp mereka stand basecamp-nya berada di rumah kosong belakang pasar Bang Toga pun langsung Memanggil nama mereka dengan suara yang menggelegar Bang toga : tonooooo bandooo ( dengan nada yang menyeramkan ) Keluar lo ,gue bunuhlah sekarang juga woi Si tono dan si bando yang mendengar suara Bang toga segera bergegas keluar. Si Tono : eh monyet ngapain lu teriak-teriak , kita nggak budeg tolol Bang toga : Jangan banyak bacot lo Jing , peot, joler Bunuh mereka Si Tono dan si bando : pikir kita takut ayo sini kalau berani Dan mereka pun berperang cukup lama , pada akhirnya si peot dan si jolerr berhasil mengalahkan si Tono dan si bando : Bang toga : Bunuh mereka Jangan kasih hidup dan Akhirnya si tono dan si bando pun tewas di tempat, Setelah si Tono dan si bando mereka bunuh Mereka pun membawa jasad Tono dan bando ke sebuah sungai, dan mereka membuang mayat Tono dan bando ke sungai. Bang toga : hahaha itulah akibatnya jika kalian berani mengusik kekuasaan bung topan. Ayoh kita pergi. ,dan mereka pun pergi setelah membuang mayat Tono dan bando , Bang toga pun kembali ke basecamp bung topan, Bang toga : Laporan Bos Tugas sudah selesai mereka sudah tewas ,dan mayatnya sudah kami buang ke sungai Bung Topan : bagus bagus bagus , itu adalah sebuah peringatan Bagi siapapun yang berani mengusik kekuasaan maka dia harus mati. Bang toga : siap bos Bung topan : oke kamu boleh pergi Bang toga : siap bos Bung Topan pun , sangat senang mendengar berita ini . Dan Bang toga pun, memberitahu Anton bahwa dua orang cecunguk itu tidak akan datang untuk mengganggu , dan siapapun yang berani mengusik kekuasaan Bung topan akan bernasib sama seperti mereka berdua, Anthony : ma ma maksudnya mereka berdua sudah mati Bang toga : sudah mereka berdua Mau masih hidup mau sudah mati nggak penting , Anthony : Oh ya bang makasih Bang Dan Anthony pun kembali berjualan dengan damai
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD