"Masih lama gak?" tanya Rafael dengan nada tidak sabar. Dia berjalan kesana kemari di dalam rumah Alana sambil melihat beberapa foto yang gadis itu pajang di dinding. Ia mengamati foto-foto itu sambil mengerutkan dahinya penasaran. Sebuah foto lama yang terlihat usang, seorang laki-laki dewasa dan anak perempuan kecil manis yang tersenyum memperlihatkan gigi ompong. Lalu ada sepasang nenek kakek yang sedang duduk sambil memangku bayi perempuan yang gendut. "Sebentar ya, aku mau cari buku materi yang kemarin aku bikin buat bahan ngajar anak-anak di sekolah kolong besok," ujarnya sambil membuka satu per satu nakas. "Besok ya sekolahnya, bukannya Sabtu?" tanya Rafael. "Besok ada yang lagi ulang tahun, jadi dimajukan jadwalnya. Lagian aku sekarang udah gak kerja di warteg." "Iya, oh ya

