Bab. 8 - Curiga

1247 Words

Terkadang, sering kita sadar berbuat salah Tapi jarang kita menyadari akibatnya...  ***  Lagi-lagi Ines mengurut kepala. Penat benar-benar menyerangnya tanpa ampun. Sudah badan capek, pikiran ditambah lelah pula. Kalau saja Angel bukan sahabat yang ia anggap seperti saudara sendiri, mungkin Ines akan masa bodoh. Tapi ia tak bisa membiarkan Angel berbuat demikian yang bisa menjadi bumerang bagi dirinya sendiri kelak. "Gue juga nggak tahu kenapa bisa sesuka ini sama dia. Menurut lo gue salah, Nes?" Angel mengulangi pertanyaan retorisnya. "Lo udah beneran setengah sadar ya, Njel? Lo inget kan Pak Zidan udah punya bini, lagi hamil pula!" Suara Ines menggelegar bagai petir menyambar tanpa hujan. Lelah bicara baik-baik. Benar kata orang, kalau sedang dilanda asmara mereka akan mengesampin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD