chapter 55

1121 Words

Lovita menggigit bibirnya dengan perasaannya. Dia kembali kacau. Kenapa Aldian melakukan itu semalam? Kenapa dia menciumnya? Lovita sudah tertidur saat itu, tapi saat merasakan sesuatu menyelimuti tubuhnya Lovita terbangun. Namun, dia kembali menutup matanya dan merasakan bibir Aldian yang menyentuh bibirnya. Memagutnya dengan sangat lembut dan membuat jantungnya berdebar. Ini bodoh! Ini salah! Mereka akan berpisah dan seharusnya Lovita sudah memendam perasaan itu hingga kedasar. Tapi kenapa ciuman itu kembali membuatnya merasakan hal yang sama.   Lovita menghela napasnya dan menghentikan pekerjaannya. Dia butuh refreshing. Pekerjaan, sikap Aldian dan kembalinya Acela, sudah membuatnya menjadi sangat gila. Dia butuh mengistirahatkan kepalanya. Lovita masuk ke dalam ruang kerja Aldian da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD