Rama mencintai aku. Pria itu bilang, dia mencintai aku. Aku tersenyum sekaligus sedih secara bersamaan. Aku senang karena perasaanku berbalas, tapi aku juga sedih karena sekalipun perasaanku berbalas, aku sama sekali tidak pantas bersanding dengan Rama. Orang sekotor aku, tidak pantas bersanding dengan orang sukses seperti Rama. Bahkan tanpa statusku sebagai PSK, masa laluku sebagai pembunuh plus keperibadian majemukku, aku tahu aku berbeda level dengan Rama, apalagi sekarang. Aku menghela nafas panjang. Seperti yang sudah kuucapkan pada Rama, tidak menanggapi Rama adalah hal terbaik yang bisa kulakukan untuk membalas budi pada pria itu. Mungkin sekarang pria itu memang tertarik padaku. Tapi aku punya keyakinan kuat bahwa kelak dia akan menyesal karena tertarik pada wanita s

