"Bun, bisa minta tolong ke rumah Velia?" pinta Wanda yang langsung menelepon setelah mereka dalam perjalanan pulang. "Velia kenapa?" "Velia terkena pengaruh kuncup teratai hitam," jawab Wanda dengan nada pilu sambil mengelus rambut Velia yang ada di pangkuannya. "Bunda akan segera ke sana," ujar Rorina sebelum menutup panggilan itu. "Semoga Bunda bisa menyelamatkan Velia." "Semoga saja," sahut Rain. Sesampainya di rumah, Rain membopong Velia menuju ke kamarnya yang terletak di lantai dua. Dia membaringkan adiknya di atas ranjang sementara Wanda membantu melepaskan sepatunya. "Bagaimana kondisi Velia?" tanya Rorina yang baru saja datang. "Wanda sudah memberinya obat penyembuh, tapi Velia malah pingsan," tutur Wanda dengan wajah sedih. Rorina menghampiri Velia kemudian menga

