Ranty masuk ke dalam lift sambil sesekali menguap, dia kemarin malam tertidur pukul dua pagi, tidak tau kenapa dia malah tidak bisa tidur tadi malam. "Ranty tolong tahan." Ujar seseorang saat pintu lift hampir tertutup. Ranty buru-buru menekan tombol tahan pada lift dan gadis dengan lesung pipi itu masuk. Gadis itu adalah Bia, teman satu divisi nya. "Sendiri aja Ran?" Tanya nya dan Ranty mengangguk. "Kalau lo?" Tanya Ranty. "Tadi sama mas Ridwan, tapi mas Ridwan malah ngacir katanya mau ngasih berkas ke Pak Reno." Ujar Bia dan Ranty mengangguk. "Gimana kerja disini Ran? Enak kan?" Tanya Bia dan Ranty mengangguk dengan semangat. "Enak banget." Ujar gadis itu lalu pintu lift terbuka dan mereka keluar dari lift bersama-sama. "Gue juga ngerasa enak banget kerja disini, entah k

