Waktu bergulir sangat cepat, hingga pernikahan Aruna dan Ajisaka sudah di depan mata. Namun, sebagai calon pengantin yang seharusnya bahagia, Aruna sama sekali tak memiliki antusias seperti calon pengantin pada umumnya. Memilih kebaya, dekorasi pelaminan, cincin, undangan, souvernir bahkan venue acara, semua ia serahkan pada kedua orangtuanya. Ada wedding organizer milik sahabat Bu Dewi yang membantu semua persiapan. Aruna benar-benar bergeming dan membiarkan semua orang yang mengatur pernikahannya. Karena memang dari awal gadis itu tak menghendaki pernikahan ini terjadi. Toh disini ia hanya berperan sebagai robot yang harus patuh pada si pemegang kendali. Ayahnya. Ia masih ingat pertemuannya terakhirnya dengan Ajisaka seminggu yang lalu. Gadis itu benar-benar menolak ketika Ajisaka men

