❤●♥●♥●❤ Aruna menekuk wajahnya berlipat-lipat pagi ini. Bukan, bukan karena hubungannya dengan sang kekasih yang dalam masa perang dingin lagi. Bukan juga karena luka di dagunya yang sudah lepas dari bebatan kasa, mulai memerah dan gatal. Tapi kali ini karena Selly, roommate kesayangannya yang menyulap kamar mereka menjadi kandang ayam dalam semalam. Entah apa yang merasuki tubuh sahabatnya itu, semalem ia pulang larut malam dalam keadaan menangis. Karena Aruna yang semalam sudah dalam keadaan tidur nyenyak, maka ia mengurungkan niat untuk menginterogasi Selly secara langsung. Tapi sampai hampir tengah malam, Aruna masih mendengar isak tangis dari sahabatnya itu. Dan sekarang, Aruna baru saja sadar betapa mengerikannya Selly saat moodnya amblass ke titik nol. Baju-bajunya berserakan, ti

