34. Cemburu Menguras Hati

1654 Words

“Zara sama mas Adrian berangkat dulu ya Bu? Ibu bener ngga papa di rumah sendirian?” untuk ketiga kalinya Zara menanyakan hal yang sama. “Iya Ra, Ibu ngga papa kok. Lagian kan juga ada Bi Warti sama Mba Siti di rumah. Udah… kamu ngga usah mikirin Ibu. Kamu hati-hati ya… salam buat papah kamu.” “InsyaAllah Bu, nanti Zara sampein.” Zara pun berpamitan dan mencium tangan ibu mertuanya itu dan bergegas masuk ke dalam mobil karena Adrian sudah dari lima menit yang lalu menunggunya di balik kemudi. “Kita mampir ke toko kue di depan dulu ya Mas…” pinta Zara. Ia ingin membelikan bownies panggang kesukaan ayahnya terlebih dahulu. “Siap Bu… kita jalan sekarang?” tanya Adrian bak seorang sopir yang siap mengantar bos nya kemanapun Ia perintahkan. “Iya Pak… jangan ngebut-ngebut ya…” jawab Zar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD