Peringatan Dari Seno

1860 Words

Setelah memberitahu kakak iparnya, kemudian Ibra pergi meninggalkan gedung yang terlihat menjulang tinggi. Lelaki itu melangkahkan kakinya dengan mantap yang diikuti oleh Seno untuk kembali ke mobilnya yang sedang terparkir. “Sen, antar saya pulang!” pinta Ibra dengan tiba-tiba. Lelaki pemilik mata elang itu seakan tidak memiliki mood yang baik untuk pergi bekerja. Ia hanya ingin menunggu istrinya di rumah saja. Saat ini tidak ada yang bisa membuat lelaki tampan itu bersemangat. “Nanti siang ada pertemuan dengan perwakilan dari Jerman, Pak,” ucap Seno memberitahu. Mendengar ucapan dari asistennya yang tak lain juga sahabat baiknya, seketika membuat Ibra mendengus. Lelaki itu tidak suka jika ada yang membantahnya. “Apa kamu sudah bosan kerja sama saya?” tanya Ibra kemudian. Mend

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD