Selama hampir empat jam perjalanan menuju vila, akhirnya rombongan Ibra sampai di tempat tujuan. Tampak banyak anak buah Markus terlihat berjaga di sekitar bangunan yang bernuansa kayu tersebut. “Selamat datang, Boss,” sapa salah satu anak buah Markus yang bernama Hendrik. Ibra hanya menganggukkan kepalanya untuk membalas sapaan dari lelaki yang telah lama menjadi tangan kanan Markus. Pria bermata elang itu terus mengayunkan kakinya memasuki vila. Di belakangnya tampak Dirga dan Seno serta Markus berjalan mengikutinya. Hendrik memimpin jalan menuju ruang tengah. Di mana Bara sedang duduk dengan posisi sudah terikat di kursi. Dengan tatapan nyalang, Ibra langsung menerjang laki-laki yang telah tega menculik istrinya. Lelaki pemilik mata elang itu langsung menghajarnya tanpa ampun. Waj

