Kekesalan Robi

1537 Words

Di sebuah bangunan bergaya minimalis, tampak seorang lelaki terlihat sedang merenung. Sudah sejak pagi hari dirinya duduk di teras belakang rumahnya sambil menghisap rokok. Entah sudah berapa batang yang dia habiskan, sehingga membuat asbak yang ada di atas meja depannya sudah terlihat hampir penuh. Beberapa saat kemudian, tampak bola matanya terlihat terbelalak dengan di sertai senyum yang tersungging dari sudut bibirnya. Tiba-tiba saja ada satu nama yang terlintas di dalam kepalanya. Ya … nama sahabat baiknya melintas dengan sendirinya. Menurutnya, hanya Robi yang bisa membantu dirinya untuk bertemu dengan Bella. “Aku harus mencari cara agar bisa bertemu dengan Bella, aku harus meminta bantuan Robi,” ucapnya dengan antusias. Pria pemilik mata teduh tersebut sempat merutuki kebodoha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD