Mendengar jawaban dari menantunya, membuat Hendrawan dan Riri seketika bernapas lega. Tadinya mereka berdua sudah memiliki pemikiran yang tidak-tidak terhadap menantunya. Mereka masih merasa khawatir jika Bara masih belum bisa menerima Mona sebagai istrinya. “Oalah … Papa kira ada apa. Ya sudah, kalau begitu kamu hati-hati di jalan,” ucap Hendrawan pada akhirnya. Riri pun lantas ikut tersenyum senang. Wanita paruh baya itu merasa jika Bara dan Mona memang membutuhkan waktu untuk berdua. Karena selama ini yang ia tahu, hubungan Bara dan Mona memang masih cukup canggung. Bahkan, komunikasi mereka berdua juga bisa dibilang tidak cukup bagus. Berbeda dengan Mona. Wanita muda itu sebenarnya merasa keberatan dengan keputusan papanya yang mengijinkan dirinya untuk pergi bersama dengan suami

