Hari pun berganti. Pagi ini Irma telah bersiap untuk pergi menengok putra sulungnya yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Kali ini dirinya berdua dengan Tantri, karena Mona ada pemotretan hingga malam hari. Banyak yang perempuan itu siapkan untuk dia bawa. Sebagai seorang ibu tentu dirinya merasa khawatir dengan keadaan putranya di dalam sana. Apalagi mengingat bagaimana kehidupan di dalam penjara yang ada di film-film, semakin membuat hati Irma merasakan kecemasan tersendiri. Hampir satu jam kedua wanita itu berkendara, dan akhirnya ibu dan anak itu telah tiba di parkiran lapas, di mana Bara harus menjalani hukumannya. Tampak ada beberapa keluarga yang juga terlihat memiliki tujuan yang sama dengan mereka berdua. Setelah menyampaikan maksud kedatangannya kepada petugas yang ber

