Chapter 36

2838 Words

    “Mikail, Yuri masih belum ....”     “Dia butuh waktu, Nameera.”     Gadis itu berdiri di depan pintu masuk, masih mengangkat nampan berisi makanan yang gagal ia berikan pada Yuri karena perempuan itu masih betah mengurung diri, tak bersedia membuka pintunya sejak ia masuk. Nameera menatap pria bermata hijau bersinar indah itu, pria yang disebut Mikail oleh ayahnya, Jibril. Dalam kepercayaan agama Nameera, Mikail, atau dalam lingkaran lain disebut Michael, adalah malaikat pembawa belas kasih, pengampun dan berkah, sekaligus memiliki kewenangan untuk menghantarkan petir dan malapetaka di muka bumi. Mikail adalah malaikat yang disebut-sebut sebagai pangeran langit. Itu membuat pria itu awalnya enggan menyandang nama barunya. Ia benar-benar menutup diri dari identitas dirinya di masa lal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD