Setelah semua nya menyingkir, barulah Dokter Diana berpaling melihat Aliza. “Boleh ku lihat luka mu, Aliza?” “Dokter sudah janji tidak akan menceritakannya kepada Ibu Aliza?” Sergah Aliza ketakutan. “Tolonglah, Dokter! Jangan sia-siakan kepercayaan saya! Saya begitu bahagia ketika melihat Dokter tadi!” Tidak perlu berkomentar seperti itu. keluh Dokter Diana di dalam hati.. “Apa yang ingin kamu lakukan, Aliza?” Gerutu Dokter Diana setelah memeriksa luka di perut Aliza. Sekali lihat saja Dokter Diana sudah bisa menyimpulkan jika luka di perut gadis ini tidaklah berbahaya. Nggak dalam meskipun darah cukup banyak keluar. “Mengoperasi dirimu sendiri?” Ujar Dokter Diana sambil menjahit luka itu. Sambil berbisik dengan suara lebih perlahan. “Atau menggugurkan kandungan mu sendiri? Tahu

