Cuaca di Kota Tarakan hari ini sangatlah panas. Matahari bersinar dengan sangat terik. Sewaktu turun ke bawah, ke depan rumah sakit. Untuk membeli roti di salah satu warung. Wanita itu melihat Dokter Firdaus dan dan juga Dokter Frans{ Dokter Spesialis anak} Sedang ngopi berdua. Melihat kedatangannya, pandangan mata mantan pacarnya itu langsung melihat ke arahnya. “Eh, Dokter Diana.. Ayo sini, gabung sama kami. Ngopi bareng bentar sebelum pulang.” Ajak Dokter Frans. “Oh, terima kasih, Dok. Saya, buru-buru.” Seru Diana menunduk sopan. Dokter Firdaus hanya diam dan terus melihat dirinya. Sehingga rasanya kurang nyaman di tatap dengan segitu intens nya. “Kalau hanya roti saja, mata kamu tidak akan bisa kuat begadang. Bawa saja rotinya, biar saya yang bayar nanti.” Ucap Dokter Frans. “Ikh

