Lula dan Hana pergi ke sebuah mall tak jauh dari Daily. Lula mengajak gadis itu berjalan- jalan, sementara Hana tampak tak canggung memceritakan hidupnya pada wanita itu saat wanita itu menanyakan beberapa hal. “Kok bisa sama, sih.” Kata Lula saat Hana selesai menceritakan hidupnya. “aku juga waktu SMA terpaksa tinggal sama tante karena orangtua mutusin kembali ke kampung karena nenek sakit.” Kata Lula. Mereka masih mengitari mall. Menatap toko- toko yang ramai di kanan kiri mereka. Hana hanya mengulas senyum tipis. Ia tahu meski terdengar sama sepertinya, kehidupan wanita itu pasti tak memprihatinkan sepertinya. Dari penampilannya, wanita itu tampak terlahir dari keluarga yang mampu. Ia mengagumi semua yang melekat pada wanita itu. Gaya berpakaianny

