Sampingan-5

1470 Words

“Kamu mau kawin lari sama aku?” ucap Mario tiba-tiba, sontak Ayu kaget -- Bulan Agustus 1990 Pagi yang cerah melingkupi bumi. Seakan mendukung kegiatan manusia sekarang ini. Hari yang cerah mendukung acara sakral ini. Pernikahan antara Ayuna dan Putra. Sebentar lagi sesi ijab kabul akan di laksanakan. Nampak Putra sudah bersiap di depan meja penghulu. Ada calon mertuanya juga penghulu di depannya. Rasa gugup melingkupinya. Keringat dingin membasahi dahinya. Komandan sekaligus calon mertuanya bersikap santai namun, sarat akan sedih juga senang. Sedih putri semata wayangnya harus ia lepas. Namun, ia juga senang karena ia bisa memenuhi janjinya pada sahabat lamanya. Terlihat di belakang Putra, sang Ibu yang menyusut air mata yang keluar dari sudut matanya. Senyum tipis khas beliau mesk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD