Happy Reading . . . *** "Kita menikah bulan depan, okay?" Ucapanku itu langsung membuat Tiffany tersedak oleh makan malam yang sedang ia kunyah. Dengan cepat aku pun memberikan segelas air kepada Tiffany sambil sesekali menepuk punggung wanita itu perlahan. "Hey, perlahan. Aku tidak akan meminta makananmu." "Ini bukan masalah makanan, Nick." "Lalu?" "Ucapanmu tadi membuatku terkejut hingga tidak siap dengan makanan yang ingin aku telan," protesnya. "Yang mana?" "Pernikahan kita yang ingin kau lakukan bulan depan." "Yang itu? Memangnya kenapa? Bukankah semakin cepat semakin baik?" "Ya aku tahu, tetapi tidak secepat itu Nick." "Tetapi aku ingin yang cepat." "Tidak bulan depan juga, Nick." "Memangnya kau tidak mencintaiku?" "Pertanyaan itu lagi," balasnya dengan

