Empat bulan yang lalu… Fania menjalani hari seperti biasa. Bangun tidur jam lima pagi, melakukan yoga−hanya kalau sedang tidak malas saja−selama tiga puluh menit, membuat jus dari buah segar, mandi, lalu berangkat ke butik. Fania bekerja seperti biasa. Merancang busana, bertemu klien, dan mengurus butik dengan empat pegawainya. Mila, asisten pribadinya yang lulusan S1 tata busana, yang tugasnya berurusan dengan klien, dan sesekali ikut unjuk gigi. Satu orang akuntan yang ia pekerjakan untuk mengurus keuangan, dan dua pegawai sisanya adalah penjahit andalan Fania. Namun, meski sudah mempekerjakan penjahit, Fania tak jarang melakukan pekerjaan itu sendiri jika si klien secara eksklusif meminta. Dengan bayaran beberapa kali lipat lebih mahal tentunya. Dan Fania hanya akan melakukannya jik

