Bab 25 - Mengaku?

1615 Words

“Pa-Papa…” ujar Darrel masih terkejut. “Kenapa Papa di situ?” “Ayo jelaskan ke Papa apa yang terjadi di antara kalian,” ujar Agustian. Darrel menelan ludah. Ia pun melangkah mendekati ayahnya yang ada di ujung tangga. “Ayo kita cari tempat duduk dulu, Pa. Akan aku jelaskan.” Masih dengan ekspresi marah, Agustian kembali turun dari tangga dan Darrel mengikutinya. Mereka melangkah menuju ruang keluarga. Dalam hati, meskipun cemas melihat ayahnya yang marah, Darrel bersyukur kalau ayahnya masih baik-baik saja hingga saat ini setelah kemungkinan besar mendengar pertengkarannya dengan Calandra. “Jadi ada apa?” tanya Agustian lagi. Kini mereka sudah duduk di ruang keluarga. “Aku barusan bikin Calandra marah.” Darrel mengakui kesalahannya. “Dan dia minta cerai?” tanya Agustian. Darrel men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD