BAB 16

2256 Words

"Ibu! Ibu! Ibu!" Hera terus memanggilku berulang kali, mencoba membangunkanku. Aku tidak tahu jam berapa aku tidur tadi malam karena harus mengurus Rihav. Aku mencoba menyuruhnya pulang dan kembali saat dia merasa lebih baik, berjanji untuk mengenalkannya pada anak-anak saat itu. Namun, dia bersikeras untuk tetap tinggal. Jadi, aku membiarkannya tidur di kamar lain, kamar Amer. Aku duduk, menghadap Hera, yang terus memanggil namaku. "Ada apa, Hera?" tanyaku sambil mengikat rambutku. "Bu, pria yang tadi malam ada di kamar lain. Dia batuk, dan saat aku dan Hacov mendekat, dia demam," katanya dengan suara kekanak-kanakan. Aku bangkit dari tempat tidur, "Di mana Hacov?" tanyaku lagi. "Dia ada di sana. Dia tidak ingin meninggalkan pria itu. Aku sudah memperingatkannya bahwa dia bisa terin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD