40. Reuni

2586 Words

Tak ada yang berubah dari keseharian Angger, rutinitasnya tetap sama yaitu bekerja pada saat pagi hari sampai sore hari dan tentunya saat siang hari ia akan menemui Ardhito untuk makan siang bersama. Sejujurnya dalam hati ia mulai jenuh dengan rutinitasnya karena Angger merasa kalau hubungan dengan Ardhito sama sekali tidak memiliki kemajuan, pria itu tetap datar-datar saja menghadapinya. Seakan tidak ada secuil pun rasa di hati Ardhito untuk dirinya. Angger berpikir, sampai kapan ia harus tahan dengan hubungan pernikahan yang tidak jelas ini? Ingin sekali Angger menanyakan hal itu pada Ardhito, tetapi ia sama sekali tidak memiliki keberanian. Ia takut bukannya nanti ia mendapat jawaban, ia malah mendapati ucapan pedas nan sinis Ardhito. Karena biar bagaimanapun, hubungannya dengan Ardhito

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD