Angger masih berada di taman rumah sakit, dengan seorang anak perempuan kecil yang duduk di kursi roda. Angger banyak tersenyum saat anak yang ia ketahui bernama Nila itu mengajaknya bercanda, ia merasa nyaman berada di samping anak itu. Angger sama sekali tidak tahu Nila mengalami sakit apa karena ia memang sengaja tidak ingin menanyakan hal itu, ia takut kalau ia bertanya nantinya Nila akan merasa sedikit jika mengingat penyakitnya. Dari ciri-ciri yang ia lihat, kemungkinan besar Nila mengalami penyakit kanker otak. Jika benar begitu, maka Angger akan merasa sangat sedih untuk anak itu. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana sakitnya menjadi Nila yang harus berjuang melawan penyakit serius yang dia alami. Kesedihan di hatinya seakan hilang sejenak karena bertemu dengan Nila, ternyata tak

