42. Tak Punya Muka

2863 Words

Ardhito terus berjalan keluar dari area club malam itu, ia sudah sangat yakin kalau Angger pasti akan mengikutinya maka dari itu tanpa beban ia berjalan meninggalkan wanita itu. Saat berada di luar, Ardhito baru sadar kalau dirinya sama sekali tidak membawa kendaraan karena tadi menumpang dengan Rafi sebab pria itu yang memaksa. Ardhito membalikkan tubuhnya, hingga ia melihat kalau Angger baru saja keluar dari club itu dengan langkahnya yang tergesa. Pria itu hanya diam saja sampai Angger menghampirinya, nampak wanita itu sedang mengatur napasnya karena tidak mudah mengejar langkah Ardhito yang luar biasa cepat itu. Ia masih belum bersuara hingga dua menit berselang. "Kunci mobil kamu," ujar Ardhito pada Angger. "Huh? Buat apa, Mas?" tanya Angger tetapi tak urung ia tetap mengeluarkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD