Hal yang pertama kali Angger lihat ketika membuka mata adalah wajah tampan suaminya yang tengah terlelap, matanya mengerjap beberapa kali sambil memperhatikan sekitarnya yang bukan kamarnya. Angger langsung terjaga dengan sepenuhnya ketika sadar kalau saat ini ia berada di kamar Ardhito, ia seakan lupa kalau malam ini ia memang tidur di kamar sang suami. Karena kejadian semalam, tepatnya insiden rambut yang nyangkut dikancing baju, Ardhito tak jadi menyuruhnya tidur di lantai. Pria itu akhirnya membiarkan Angger tidur di atas ranjangnya tetapi harus dengan menjaga jarak aman, di tengah-tengah mereka ada guling yang menjadi penghalang. Namun, ternyata guling itu entah jatuh ke mana dan kini tubuh Angger begitu menempel dengan Ardhito. "Mumpung Mas Dhito belum bangun," ujar Angger kemudian

