Too Late?

1502 Words

Abian mengetuk pintu kamar Tiara lalu membukanya perlahan dengan membawa kantongan plastik berisi makanan dan juga beberapa air mineral kemasan. " Abian... " sapa Tiara dengan lemah dan berbaring. " Hai... Apa kabar?" Tiara terkekeh kecil dan memperlihatkan jarum infus yang terpasang di pergelangan tangannya. " Maaf ya ngerepotin kamu.“ " It's okay. Kamu kan calon kakak ipar." canda Abian yang kemudian mengedarkan pandangan mencari keberadaan Kiran. " Kiran mana?" " Dia pulang dulu. Mau ambil barang keperluan saya dan juga sedikit istirahat. Memangnya kalian nggak ketemu?" " Nggak. Saya dari kantin beli makanan. Dia naik apa?" " Palingan naik taksi online. Atau... Mungkin aja dianterin sama Anggara. Tadi Kiran cerita kalau Anggara ada di rumah sakit ini." goda Tiara. " Dokter pl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD