Bab 15

2082 Words

Seminggu lalu ketika pulang dari Bandung. Harun lebih gencar datang menemui ayah ke rumah untuk membahas rencana pernikahan, dia ingin mempercepat tanggalnya. Berbagai cara ia lakukan membujuk ayah dan bunda menyetujui. Kenapa dia begitu bersikeras ingin menikahi? Seolah Harun sengaja supaya aku dan Vino tak bisa bersatu. Egoistis banget kan? Apa coba maksudnya. Memaksa seorang perempuan yang jelas-jelas tidak menginginkan pernikahan itu. Di balik jendela kamar aku menopang dagu memandang pada hujan yang tengah gerimis deras. Pikiran ini terus tertuju pada seorang adam yang telah mencuri hatiku. Vino. Sedang apa bersama siapa. Apa dia sudah makan dan apakah dia baik-baik saja? Berharap Vino memiliki cara membatalkan keinginan Harun yang egois itu. "Kapan Vino datang untuk ketem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD