Chapter 23

1013 Words

Violet tertawa pelan. Pertanyaan dari Lisma barusan, itu adalah hal yang sama sekali tidak bisa dielak. Violet akhirnya menggeleng dan pasrah. "Gak sempet bilang, Bu." "Ceroboh banget kamu, Vi," dumel Lisma yang menepuk keningnya pelan. Lisma sudah tidak heran lagi dengan Violet. Bangun kesiangan, dan itu tidak sengaja pasti tidak sempat untuk meminta izin. "Hehe ... gimana lagi dong, Bu. Orang Vivi aja masih tidur," ucap Violet dengan tangan yang menggaruk tengkuk. Violet hanya terkekeh pelan, sedangkan kedua orangtuanya menggeleng saja. Memaklumi sikapnya yang begitu ceroboh, ya, karena kesiangan itu. "Sudah, sudah! Sekarang kamu udah kabarin Bosny?" tanya Samsudin pada Violet yang berada di hadapannya saat ini. Violet mengangguk. "Sudah, Ayah. Nanti agak siangan Vivi mau ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD