Chapter 74

1053 Words

Rizal menarik kerah baju milik Rezky, untuk kemudian langsung menghajarnya di tempat. Ia tidak perduli kalau nanti akan menjadi pusat perhatian seluruh orang, yang terpenting harus memberikan pelajaran terlebih dahulu. "Zal? Kenapa lo malah ngehajar gue deh?" tanya Rezky, dengan tangan yang menyentuh ujung bibirnya untuk menyeka darah yang ke luar sedikit. Rizal menarik napas dalam-dalam, sembari memperhatikan wanita yang berdiri di samping temannya tersebut. Ia menggeleng saja, sekaligus tidak mampu memahami apa yang ada dalam benak Rezky. "Lo masih tanya kenapa? Gue tahu kalau ini wanita bukan istri lo," tuding Rizal, pada wanita tersebut. Rezky melirik ke arah wanita yang berdiri di sampingnya dengan rasa takutnya. Ia tertawa saja. "Kenapa lo sibuk buat ngurusin hidup gue sih? I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD