"Ayah, ayo makan dulu" kata Keke sembari menepuk nepuk bahu Keenan yang terduduk lemas di sofa salah satu kamar VVIP sebuah rumah sakit. "Kamu makan dulu, nanti Ayah gampang" kata Keenan. Keke mengangguk lalu berjalan keluar kamar, meninggalkan Keenan yang memegang erat tangan seseorang yang tengah memejamkan mata diranjang rumah sakit. Kemarin pukul 1 dini hari, telepon rumah Keke berdering. Mereka dihubungi pihak rumah sakit. Mengabarkan kalau Ana dan Ardan yang mengalami kecelakaan. Keenan yang padahal baru istirahat sebentar karena lembur diruang kerja pun bergegas pergi ke rumah sakit bersama Keina. Sedangkan Keke dia titipkan kepada Gery dan Sasa. "Harusnya Keenan lebih merhatiin Papa sama Mama, bukan kerjaan" kata pria itu terus mengelus tangan mungil yang seukuran dengan tanga

