Mata Gio yang tadi memejam otomatis terbuka karena deringan keras yang berasal dari ponselnya, melihat Anna yang masih memejamkan matanya kuat Gio tersenyum jahil, kembali mendekatkan wajahnya ke arah Anna di saat deringan itu berhenti. Seakan ingin menganggu aktivitas pria itu, deringan memekakkan telinga itu berbunyi kembali, membuat Gio dengan mengumpat pelan, bangkit dari tubuh Anna yang otomatis juga terduduk. Gio tersenyum sebentar, lalu merengkuh wajah Anna untuk mendaratkan kecupan di keningnya. Jantung Anna menggelegak menerima perlakuan Gio, matanya memejam merasakan sumber panas yang berasal dari jidatnya menyebar kesetiap sendi tulangnya. "Take a rest, aku keluar bentar." lalu lelaki itu melenggang meninggalkan Anna yang masih setia diposisinya. Dang it! Dengan tergesa Anna

