Normalnya, Baron tidak menawarkan diri jika seseorang membutuhkan pertolongannya. Prinsipnya adalah, kalau butuh maka bicaralah dan ia akan membantu jika bayarannya sepadan karena tidak ada yang gratis di dunia ini. Lelaki itu punya banyak keahlian dibanding seorang yang punya gelar berderet sekalipun. Semua dipelajarinya secara otodidak meskipun lebih banyak lagi yang ia belajar dari orang lain. Tidak ada level pendidikan formal yang pernah dilewatinya, sekolahnya adalah kehidupan, orang-orang dan apa yang sudah diciptakan Tuhan. Hidupnya sudah susah sejak ia lahir ke dunia. Kedua orangtuanya adalah kaum papa melarat yang hidup dari pekerjaan-pekerjaan kasar yang orang lain enggan untuk melakukannya. Mereka pernah tinggal di area makam, mendirikan tenda buruk di pinggir rel kereta api da

