Petak Umpet Dengan Buaya

1228 Words

T 50 Gelak tawa mengiringi jamuan makan siang beberapa pria berbeda tampilan, di sebuah restoran baru di kawasan Kemayoran. Trevor berulang kali terbahak akibat cerita lucu yang dipaparkan Yanuar, lengkap dengan ekspresi dan gerakan yang pas. Tawa pria berbadan jangkung baru berhenti saat pelayan restoran datang untuk mengantarkan hidangan penutup. "Aku duluan, ya. Jam dua ada meeting dengan klien," tutur Hadrian, sebelum menghabiskan minumannya. "Aku juga mau meeting," sahut Tio sambil mengecek arloji di tangan kanannya. "Aku nebeng, Mas," timpal Yanuar. "Mobilmu mana?" tanya Tio. "Diservis. Tumben ini lama banget. Biasanya sejam udah beres," ungkap pria bermata sipit sambil menekan-nekan ujung bibir dengan tisu. "Kamu mau ke mana?" "Pluit." "Aku mau ke Slipi. Beda jalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD