134. Freyaa si Kecil Jenius

1171 Words

Freyaa berlari membawa ikat pinggang spesial Zeze, memberikannya dengan bibir tertawa cengengesan. Gadis kecil Salvatore itu adalah penggemar sejatinya Zeze dan selalu suka melihat saudarinya membunvh atau menganiaya orang lain. “Sim-sim, menjauh darinya!” Freyaa berteriak pada anak ularnya yang sedang menjulurkan lidah ke depan wajah Arkada. Arkada memalingkan kepala ke samping, seluruh rambut pada tubuhnya berdiri merind!ng merasakan ujung lidah anak ular menyentuh kulit wajahnya. “Apa kau bersenang-senang?” Luca menggamit pinggang Freyaa untuk ia gendong tinggi pada samping tubuhnya. “Eyaa mau di sini,” Freyaa berkata karena ia tidak ingin melewatkan pertunjukan Zeze pada Arkada, “Paman Luca kalah lagi dari Zee?” lanjutnya menggoda Luca yang semua orang tahu sangat tidak suka dikala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD