"Uhmm ...ehmm ..." Veronica mendesah kuat hingga terduduk, bagian intimnya berkedut sangat nikmat. Kelopak mata Veronica refleks terbuka dan melotot memandang Felix yang mendongakkan wajah dari menekuni bagian bawah tubuhnya sambil menyeringaikan senyuman. Felix bangkit dari posisinya setelah melahap habis cairan pelepasan Veronica yang masih meringis dengan wajah merona dan kelopak mata terbuka lebar memandangnya. "Telan aku, Nicca!" Mata Veronica semakin membulat melotot ngeri melihat batang besar nan kaku juga sangat sombong mencuat di depan wajahnya, yang justru tanpa dosa sengaja Felix tempelkan ke bibirnya. Otak Veronica masih belum pulih dari rasa terkejut karena dibangunkan dengan cara yang sangat tidak masuk akal, sekarang ia disuruh menelan batang jantan pria yang masih sa

