111.

1019 Words

"Hanya terserempet peluru. Aku tidak apa-apa ..." Perkataan Felix terhenti karena jemari Lucano sudah menjalar memberikan totokan pada syaraf tengkuk serta bagian lain pada tubuh adik iparnya tersebut yang langsung melemas dan Simon dengan sigap menopang, kemudian membawanya ke kamar bersama Luciano. Beberapa saat setelahnya, tubuh Felix sudah terbaring di atas ranjang dalam ruangan pribadinya. Simon dan Luciano telah melepaskan semua pakaian Felix yang dibuat tertidur akibat totokan, memeriksa sekujur tubuh Felix. "Ya, hanya terserempet peluru, hem?" kekeh Zetha memperhatkan pangkal paha Felix yang dibaringkan telungkup dan bagian sensitifnya telah ditutupi kain oleh Simon. Felix tidak menyadari jika ada satu buah peluru bersarang pada pangkal paha juga pecahan beton seperti tersangk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD