26

1254 Words

Udah lama gue duduk diatas ranjangnya dia sambil ndusel-ndusel kepalanya yang lagi tiduran diatas paha gue sambil nontonin anime. Ada kali tiga puluh menitan. Dan yang pastinya gue udah masakin makanan buat gue sama kak Tristan. Badannya kak Tristan masih panas, tadi udah di kompres dan gue kasih obat dari kak Tata. Daritadi gue juga udah nanyain kenapa dia sakit, apa penyakitnya, malem-malem badan keringetan apa engga, pusing apa engga kepalanya. Tapi Jawabannya cuma Gelengan sambil gumam "hm," Kesel gak sih jadinya? Rasanya pengen gue timpuk aja pake pampersnya Fiona. "Kak?" Gue sedikit merunduk ketika paha gue ngerasa makin berat. Dan ternyata dia ketiduran disana. "Hhhh, lo sakit apa sih sampe segitunya? Herman gue beneran." Dengan pelan-pelan gue mindahin posisi dia biar

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD