Calis Guardian

887 Words
Arthemis pov... Kali ini aku tak bisa tidur memikirkan keadaan Prince itu... Kata Hesty prince itu sedang dalam keadaan koma... Sungguh aku sangat bersalah akibat entah... Aku berusaha menggerakkan kakiku namun saat digerakkan rasa sakit teramat ku rasakan... Namun aku harus kuat, aku harus memastikan bahwa prince itu baik-baik saja... Aku berusaha turun dan berhasil menggerakan kakiku sehingga kini aku duduk di pinggir ranjang... " Akhh" teriakku kesakitan saat kakinya berpijak pada lantai yang begitu dingin... Aku berhenti sejenak untuk meredakan rasa sakit di pahaku ini... Setelah merasa sedikit baik aku segera berjalan menuju ruang Icu katanya... 20 menit aku berjalan tapi aku tak menemukan ruang Icu... Kakinya begitu sakit dan tiba-tiba saja mati rasa... " akhh" teriakku dan hampir saja aku mencium lantai jika seseorang tak menahan pinggangku... " kau baik-baik saja?" Ujar seorang pemuda kubalikkan badanku dan melihat pria berambut Biru muda dengan manik Violet miliknya... " akh, aku baik-baik saja, hanya saja kakiku mati rasa" ujarku berusaha tersenyum... " kau pasti Arthemis Selene Macha siswi dengan rank terendah di sekolah" ujar pemuda itu membuatku kesal... " iya, aku cukup terkenal juga, hehe" ujarku tersenyum namun dalam hatiku terus merutuki pemuda di hadapanku... " ngomong-ngomong kau mau kemana?" Ujar pemuda itu mendudukanku dan dia pun ikut duduk... " hmm Violet, aku ingin ke Icu menjenguk lawanku yang katanya sedang koma" ujarku tak tahu menyebutnya apa... " namaku Harry Apollosan Neptusyan kau bisa memanggilku Harry, aku berasal dari Dynatos, salam kenal" ujarnya tersenyum memamerkan gigi putihnya... " salam kenal juga, bisakah kau mengantarku ke ruang Icu?" Ujarku sedikit memohon... " baiklah tapi ada syaratnya" ujarnya membuatku mencibir, dasar tidak ikhlas... " apa syaratnya?" Ujarku kesal.. " syaratnya kau harus menjadi sahabatku, bagaimana?" Ujarnya dengan senyum manisnya.. " baiklah, aku setuju, sekarang kita sahabat" ujarku mengangkat jari kelingkingku... " untuk apa itu?" Ujarnya bingung namun aku segera mengangkat jari kelingkingnya dan menagaitkannya satu sama lain... " aku Arthemis Selene Macha putri dari Sebastian Macha dan Syarla Macha berjanji akan menjadi sahabat Harry Apollosan Neptusyan selamanya" ujarku dengan penuh keyakinan... " kau putri dari jenderal Sebastian? Itu artinya kau seorang bangsawan Ilios? Tapi kenapa mata dan rambutmu?" Ujarnya dengan beribu pertanyaan... " iya, sudah jangan bertanya, cepat giliranmu" ujarku kesal... " baiklah aku Harry Apollosan Neptusyan, putra dari Erlangga Neptusyan dan Lisa Neptusyan berjanji akan menjadi sahabat Arthemis Selene Macha selamanya" ujarnya dan akupun tersenyum... " sudah, lebih baik kita segera ke Icu sebelum pagi" ujarku... " naik" ujar Harry membuatku bingung... " naiklah, tak mungkin kau berjalan dengan keadaan seperti itu" ujarnya membuatku kesal dan segera menaiki punggungnya... Harry menggendongku menuju ruang Icu, jantungku berdegub kencang karena ini kali pertamanya seorang pria menggendongku kecuali ayah.. Arthemis Pov... Saat ini aku berada di asrama, suasana hatiku sedikit memburuk setelah melihat papan pengumuman tadi... Bukan karena aku tidak sekelompok dengan kedua sahabatku kami sekelompok hanya saja pria yang paling ingin kuhindari malah sekelompok denganku... Wajahku masih tertekuk karena merasa jengkel dengan mrs Primson... "Sudahlah Emy, sedari tadi wajahmu terus ditekuk, kau mau terlihat tua?" Ujar Hesty berusaha memperbaiki moodku tapi tetap saja... "Aku tak habis pikir kenapa aku harus bersama dengan siswa berank tinggi? Itu saja kau paling rendah tapi kau rank A! Aku rank E seharusnya bersama siswa berank C kek atau D" ujarku kesal... "Tenang saja, daripada emosi lebih baik kau siapkan perlengkapan untuk esok" ujar Hesty terpaksa aku harus menyediakan perlengkapan yang harus kubawa esok di hutan perbatasan... Aku mulai memasukkan peralatan seperti pakaian, bahan makanan, obat-obatan, s*****a, dll... Setelah siap kami bersiap tidur untuk mengisi tenaga... **** Disinilah kami berkumpul, dipagi buta kami dikumpulkan di lapangan... Mrs Primson terus memberikan semangat untuk murid yang akan menjalankan misi pencarian Guardian... Sudah lama ini aku tak melihat Hermes, dimana dia? Apa dia kabur? Tapi tidak mungkin karena selama ini Hermes tidak pernah kabur... "Hai, sudah siap untuk hari ini?" Ujar seseorang membuyarkan lamunanku... "Iya kami sudah siap, kamu sendiri?" Ujar Hesty... "Sangat siap, kau tahu aku sangat menanti-nantikan moment ini dimana kita akan berpertualang melawan monster" ujar Harry begitu bersemangat... "Oh iya 4 anggota yang lain mana?" Tanyaku dan mereka hanya menggeleng... "Itu mereka datang" ujar Hesty membuatku mengalihkan pandangan dimana sejumlah murid jalan dengan gaya angkuhnya... "Ini kelompok kita?" Ujar Seorang gadis berambut Hitam dan bermanik biru berlian... "Benar Calis, aku tak mempermasalahkan prince Harry dan gadis berank A itu, hanya saja gadis dari illios itu yang ku permasalahkan" ujar gadis itu menatapku dengan tatapan merendahkan... Aku emosi mendengar perkataannya yang seenaknya saja, ingin rasanya aku merobek mulutnya, atau menjahitnya, atau kupotong lidahnya dan kuberi makan kecoa... Hesty memberikanku kode agar bersabar dan tenang, melihat kode itu aku hanya menghela nafas... Author pov... Kini Arthemis dan kelompoknya duduk bersila dan membentuk sebuah lingkaran... Nathan, Celiana, dan Calistania merapalkan mantra... Mereka lalu menggambar sebuah pola yang sulit di tengah mereka lalu setelah itu mereka saling berpegangan tangan... "Junglee Saara Melfi" ujar mereka bertiga tak lama pola itu bercahaya dan mereka tersedot dalam pola itu... Tak lama mereka tiba di sebuah hutan yang begitu menyeramkan dan sedikit mencekam... "Dimana ini?" Ujar Emy bangkit dan menatap sekelilingnya yang mencekam membuat bulu kuduknya merinding... "Ini hutan perbatasan, tepatnya kita berada di tengah hutan" ujar Harry menatap sekeliling... "Harry siapa gadis berambut coklat dan bermanik biru itu? Kenapa wajahnya begitu mirip denganmu?" Bisik Emy kepada Harry yang kebetulan berada di sampingnya...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD