Jejak yang Tak Pernah Terputus

1753 Words

Hening seketika melanda tepian sungai itu, hanya tersisa gemuruh air dan desau angin yang berdesir di antara dahan pohon. Setiap napas terasa berat dan berirama cepat, seolah udara malam menjadi lebih tipis saat bayangan-bayangan mulai bergerak perlahan keluar dari balik kegelapan. Kirana dan Arga tetap tegak di barisan depan, otot-otot mereka menegang siap bergerak secepat kilat jika ancaman nyata meledak. Di belakang mereka, Tiara tetap berlutut di samping Satria, satu tangannya menekan perban di bahu pria itu, sementara tangan yang lain menggenggam erat jarum suntik berisi cairan penenang sekaligus penahan rasa sakit senjata satu-satunya yang ia miliki selain pengetahuannya sebagai dokter. Satria berusaha duduk lebih tegak meski rasa nyeri menjalar hingga ke tulang belakang. Ia membiar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD